Buka Aura

Istilah Buka Aura sebenarnya tidak tepat, karena tanpa dibuka pun Aura manusia sudah ada dan memang sudah terbuka. Jika aura manusia tertutup itu artinya manusia tersebut sudah tak bernyawa. Jadi selama manusia tersebut masih hidup maka Aura nya memang sudah terbuka. Istilah Buka Aura hanya digunakan untuk mempermudah orang awam yang belum mengerti secara dalam tentang metafisika. lantas istilah apa yang tepat digunakan? menurut Saya istilah yang tepat digunakan adalah "Memaksimalkan Kualitas dan Kuantitas Aura".

Menurut Anda apa yang Anda rasakan jika Aura/ pesona yang selama ini Anda miliki dapat maksimal? tentu menarik bukan? boleh jadi pesona yang Anda miliki saat ini masih bisa ditingkatkan dan dimaksimalkan. Jika selama ini Anda merasa pesona Anda sudah bagus, bayangkan jika lebih ditingkatkan lagi mungkin Anda akan lebih mudah mencapai kesuksesan Anda dalam hal apapun.

 Beberapa pertanyaan seputar Aura

1. Benarkah Melihat Aura bisa melalui foto dan video?
Ya, melihat aura seseorang bisa dilihat baik melalui foto dan video. Kamera Handphone saat ini sudah bisa merekam cahaya aura ini. Tentu dibutuhkan skill yang mumpuni untuk melihatnya, karena jika sepintas memang cahaya ini tidak nampak. melalui fokus yang benar, cahaya aura di foto (Baik di Hp maupun di Print Out) dan video bisa terlihat, bahkan bisa jelas seperti melihat objek yang dekat. Keadaan aura seseorang yang difoto dalam suatu waktu mewakili keadaan emosional orang tersebut pada waktu foto itu diambil.
2. Bisakah aura dilihat secara jarak jauh? (Objek berada di tempat yang jauh, praktisi tidak melihat secara langsung objek tersebut).
Saya batasi penggunaan kata "dilihat/ melihat" disini yaitu "dilihat/ melihat" dengan "Mata Telanjang" melalui organ mata kita.
Harap dibedakan dengan melihat sesuatu melalui "Intuisi/ mata ke-tiga" karena konsep nya berbeda. Melihat sesuatu melalui "intuisi/ mata ke-tiga" lebih dikenal dengan sebutan "menerawang" (Ilmu Terawangan) bisa dilakukan tanpa menggunakan organ mata (mata terpejam).
Ketika seorang praktisi menggunakan intuisinya/ mata ke-tiga nya, maka di pikiran praktisi tersebut "Terbayang" aura seseorang. Hal ini kurang meyakinkan bila dibandingkan dengan melihat aura secara langsung. Saya sendiri lebih merekomendasikan melihat Aura melalui media baik foto maupun video jika objek berada pada jarak yang jauh, sehingga lebih representatif.
Intuisi/ Mata ke-tiga biasa digunakan untuk "menerawang" karakter/ keberuntungan/ kebiasaan/ perilaku secara umum pada seseorang.
Dari penjelasan saya tadi kesimpulannya adalah Aura tidak bisa dilihat secara jarak jauh, Aura hanya bisa dilihat melalui kontak langsung organ mata dengan objek.
3. Menurut Anda tepatkah istilah "Buka Aura"?
Menurut Saya istilah ini tidak tepat, karena selama manusia itu hidup, auranya memang sudah ada, tidak perlu dibuka lagi. karena jika ada kata dibuka maka lawan katanya adalah ditutup lawan kata hidup berarti mati. Jadi orang mati aura nya memang tertutup (tidak ada sama sekali).
lantas kata apa yang cocok digunakan? menurut saya lebih cocok "Dimaksimalkan Kualitas dan Kuantitasnya".

Salam PSJ

Sat, 26 May 2018 @12:02

Artikel Terbaru

Kategori
Komentar Terbaru

Artikel Terbaru

Kategori
Copyright © 2019 www.pangeransukmajati.com · All Rights Reserved
powered by sitekno